Ratu Kalinyamat (Retna Kencana) adalah penguasa Jepara (1549–1579) putri Sultan Trenggana yang dijuluki bangsa Portugis sebagai wanita kaya, berkuasa, dan pemberani (de kranige Dame).
Latar Belakang & Tragedi
Penyebab Tragedi
Kakak Ratu Kalinyamat (Sunan Prawata) dan suaminya, Pangeran Kalinyamat (Sultan Hadirin), dibunuh oleh utusan Arya Penangsang akibat perebutan kekuasaan Demak.
Perjalanan Duka
Ratu Kalinyamat membawa jenazah suaminya pulang ke Jepara, yang kemudian asal-usul tempatnya diabadikan menjadi nama wilayah seperti Kaliwungu, Mayong, Pecangaan, hingga Mantingan.
Aksi Tapa Telanjang (Tapa Wudo)
Laku Tapa Wudo (Bertapa Telanjang)
Untuk menuntut keadilan dan pembalasan atas kematian suami serta keluarganya, Ratu Kalinyamat melakukan tapa telanjang di Gunung Danaraja (Kecamatan Donorojo, Jepara).
Sumpah Pertapaan
Ia bersumpah tidak akan berpakaian sebelum berhasil menginjak/memperoleh kepala Arya Penangsang.
Akhir Balas Dendam
Sumpahnya terpenuhi setelah Arya Penangsang dikalahkan oleh Danang Sutawijaya atas strategi Sultan Hadiwijaya (Pajang).
